Daerah
Beranda » Berita » Tudingan Jual Miras Tak Terbukti, Owner Sky Billiard Gorontalo: Jangan Dipelintir Lagi!

Tudingan Jual Miras Tak Terbukti, Owner Sky Billiard Gorontalo: Jangan Dipelintir Lagi!

Owner Sky Gorontalo, Daffa Doda

0435.id, Gorontalo – Polemik yang menyeret Sky Billiard Gorontalo kembali menggelinding ke publik, pasalnya, Sky dituding menjual minuman keras (Miras). Padahal, menurut keterangan pemilik Sky, Daffa Doda, persoalan tersebut sudah selesai sejak 1 September lalu setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Satpol PP Kota Gorontalo.

Dalam keterangannya saat diwawancarai, dirinya menegaskan, Sky adalah murni tempat olahraga billiard, bukan tempat peredaran minuman keras, Sabtu (13/9/2025).

“Di bulan Agustus itu, ada tamu yang masuk jam 7 pagi, kemudian mereka melakukan live streaming di TikTok. Dalam live itu memang terlihat ada minuman keras, tapi tidak ada botol di dalam,” Ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak pernah menjual minuman beralkohol di Sky. Bahkan, pemeriksaan resmi oleh Satpol PP Kota Gorontalo tidak menemukan adanya miras di lokasi.

“Kita tidak menjual miras, buktinya Satpol sudah cek di Sky, dan tidak ada ditemukan miras. Di dalam Sky itu juga jelas tertulis larangan membawa obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol,” Tambahnya.

Erwinsyah Ismail Tegaskan Rumah Sakit Bukan Mesin Pendapatan Daerah, Melainkan Pelayanan Kemanusiaan

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahkan Satpol PP sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke Sky dan hasilnya tetap sama, tidak ada indikasi penjualan miras.

“Saya juga sudah diundang oleh Satpol, dan masalahnya sudah selesai pada 1 September. Satpol pun sering datang ke Sky, tapi tidak pernah menemukan miras. Sky hanya tempat olahraga biliard, bukan tempat miras,” Jelasnya.

Meski persoalan sudah dianggap selesai, polemik ini kembali ramai dibicarakan di publik. Owner Sky pun meminta agar persoalan ini tidak lagi dipelintir atau diprovokasi hingga menyeret nama keluarganya.

“Jangan giring lagi ini persoalan yang telah selesai, dan saya mengingatkan jangan bawa-bawa nama ayah saya! Saya yang mengelolanya, bukan ayah saya,” Pungkasnya.

Ramainya Street Cofee di Gorontalo, Tanda Ekonomi Tumbuh atau sekadar ‘Lipstick Efect’?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement