0435.id – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tapa meluapkan kekecewaan terhadap Camat Tapa yang dinilai berulang kali tidak melibatkan KNPI dalam agenda-agenda resmi pemerintahan kecamatan maupun agenda kepemudaan.
Ketua KNPI Kecamatan Tapa, Rival Kidamu, menegaskan, ketidakhadiran KNPI dalam kegiatan pemerintahan bukan peristiwa pertama. Puncaknya terjadi saat upacara apel yang digelar pada hari ini, KNPI sama sekali tidak dilibatkan, Selasa (6/1/2026).
“Setiap ada kegiatan di Kecamatan Tapa, KNPI selalu tidak dilibatkan. Ini bukan sekali dua kali, tapi sudah berulang,” tegasnya.
Menurutnya, sikap Camat Tapa mencerminkan buruknya komunikasi sekaligus pengabaian terhadap peran organisasi kepemudaan yang secara struktural diakui dan menjadi mitra strategis pemerintah.
“KNPI seharusnya dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, terlebih yang bersifat seremonial maupun kepemudaan, karena KNPI merupakan representasi pemuda di tingkat kecamatan,” tuturnya.
Atas kondisi tersebut, secara terbuka, ia meminta Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, untuk turun tangan, mendesak memberikan teguran keras kepada Camat Tapa, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mencopot camat yang dinilai tidak mampu membangun sinergi.
“Saya minta Bupati Bone Bolango menegur Camat Tapa. Karena tidak becus membangun komunikasi dan kemitraan, lebih baik dicopot,” kesalnya.
Dalam keterangan terakhirnya, katanya, pola kepemimpinan Camat Tapa cenderung menutup ruang partisipasi organisasi kepemudaan. Padahal, KNPI selama ini berada pada posisi strategis sebagai elemen penyeimbang sekaligus penghubung aspirasi pemuda dengan pemerintah di tingkat kecamatan.
“KNPI bukan lawan pemerintah, melainkan mitra kritis yang seharusnya dirangkul, bukan justru disingkirkan dari ruang-ruang agenda resmi kecamatan,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih dalam upaya memperoleh kontak pihak yang disebut untuk dimintai keterangan.

Komentar