0435.id – Gorontalo kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah sebuah akun facebook bernama ‘Sulut Viral’ mengunggah konten yang dinilai menghina Gorontalo. Dalam postingannya beberapa hari lalu, akun itu menuliskan caption ‘serambi waria’ disertai foto seorang laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet menilai konten tersebut tidak hanya menyerang individu, tetapi juga mencederai nama baik daerah.
Gorontalo selama ini dikenal dengan semboyan religius ‘Serambi Madina’, sebuah julukan yang merepresentasikan identitas masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan agama.
Sejumlah tokoh masyarakat menyayangkan narasi yang dinilai provokatif tersebut. Mereka menilai, pelabelan negatif terhadap suatu daerah hanya karena perilaku segelintir oknum adalah tindakan yang tidak bijak. Apalagi, menurut mereka, identitas dan marwah suatu daerah tidak bisa digeneralisasi dari satu atau dua peristiwa.
Namun di tengah kekecewaan itu, muncul pula seruan agar masyarakat tidak semata-mata terpancing oleh hinaan. Beberapa kalangan mengajak warga untuk menjadikan peristiwa ini sebagai bahan refleksi dan momentum berbenah.
“Jangan hanya fokus pada hinaannya, tapi fokus pada pembenahan. Jangan sampai hal-hal seperti ini semakin meluas dan menjadi gambaran umum tentang Gorontalo,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya itu.
Di sisi lain, muncul dorongan agar para pemimpin daerah mulai seriusi kasus ini baik Gubernur, Walikota, hingga Bupati memberikan perhatian khusus terhadap isu ini.
Ini soal jati diri daerah gorontalo. warga gorontalo berharap adanya imbauan atau kebijakan yang dapat menjadi pedoman seperti pada pelaku usaha, termasuk pemilik kafe dan tempat hiburan, agar tetap menjaga norma dan nilai yang berlaku di tenga masayakat dengan melarang laki laki menggunakan pakaian perempuan masuk dalam cafe atau tempat wisata yg ada di gorontalo..
Mari menjaga semboyan ‘Serambi Madina’ menjaga gorontalo bukan juga hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat gorontalo. Setiap individu dinilai memiliki peran dalam mempertahankan nama baik Gorontalo agar tidak mudah dicederai oleh stigma negatif.

Komentar