Daerah
Beranda » Berita » Stop Klaim Restu, Ziad Sebut Andi Ilham Tak Punya Malu

Stop Klaim Restu, Ziad Sebut Andi Ilham Tak Punya Malu

Ziad Arafah

0435.id – Kontestasi menuju kursi Ketua Kadin Gorontalo kian memanas. Tokoh muda, Ziad Rafah, melontarkan kritik keras kepada Andi Ilham yang dinilai terus memainkan narasi “kantongi restu tokoh” untuk mendongkrak dukungan politiknya.

Ziad menyebut klaim tersebut sebagai manuver menyesatkan yang berpotensi merusak integritas proses pemilihan di tubuh Kamar Dagang dan Industri Indonesia Gorontalo.

“Berhenti menjual nama tokoh seolah-olah sudah merestui. Itu bukan hanya tidak etis, tapi juga berpotensi menipu opini publik, bikin malu,” tegasnya.

Ia menilai, pola komunikasi seperti itu mencerminkan kepanikan politik, bukan kekuatan gagasan. Menurutnya, kandidat yang benar-benar kuat tidak perlu berlindung di balik klaim dukungan yang tidak pernah dikonfirmasi secara terbuka.

“Kalau memang ada restu, sebutkan secara terang, siapa tokohnya, kapan, dan dalam forum apa. Jangan lempar klaim liar lalu berharap publik percaya,” katanya.

Erwinsyah Ismail Tegaskan Rumah Sakit Bukan Mesin Pendapatan Daerah, Melainkan Pelayanan Kemanusiaan

Lebih lanjut, ia menyebut praktik tersebut sebagai bentuk pembajakan legitimasi, di mana nama-nama besar dijadikan alat untuk membangun persepsi seolah dukungan sudah bulat.

“Ini berbahaya. Kadin itu organisasi serius, bukan panggung propaganda. Jangan rusak dengan cara-cara murahan,” serangnya.

Ziad juga mengingatkan, kontestasi Kadin seharusnya bertumpu pada rekam jejak, kapasitas, dan visi ekonomi, bukan sekadar klaim dukungan yang kabur.

“Kalau dari awal sudah membangun narasi yang tidak jelas, bagaimana publik bisa percaya saat memimpin nanti? ujarnya.

Ia pun mendesak agar semua pihak, termasuk Andi Ilham, menghentikan praktik klaim sepihak dan kembali pada kompetisi yang sehat dan transparan.

Muslub IBCA MMA Kota Gorontalo Tetapkan Moh Reddah Mardjun sebagai Ketua

“Jangan sampai Kadin Gorontalo dipimpin oleh cara-cara yang justru merendahkan akal sehat publik,” tutup Ziad.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement