0435.id – Aksi unjuk rasa di Gorontalo yang awalnya berlangsung damai dan kondusif, berujung dengan kericuhan, Senin (1/9/2025).
Situasi memanas ketika massa membakar pembatas jalan di Jembatan Simpang Lima Telaga sebagai bentuk kekecewaan. Aparat kepolisian merespons dengan tembakan gas air mata dan semprotan water cannon untuk membubarkan kerumunan, mengingat waktu pelaksanaan aksi telah melewati batas yang diizinkan.
Namun, ketegangan semakin meningkat ketika seorang peserta aksi terlihat diseret oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah suasana kacau.
Peristiwa itu sempat memicu kepanikan dan teriakan dari massa lain yang menyaksikan secara langsung. Identitas pihak yang menyeret massa tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti.
Gas air mata membuat banyak peserta aksi berhamburan mencari tempat aman, sementara semprotan water cannon diarahkan untuk memecah konsentrasi massa.
Kendati demikian, sebagian kelompok tetap bertahan di kawasan Simpang Lima, tepatnya di Jalan Andalas, meskipun kondisi kian tidak kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai insiden penyeretan salah satu massa aksi tersebut.

Komentar