0435.id – Baru-baru ini, warga Kota Gorontalo digemparkan oleh kejadian yang mencekam di Kawasan Pasar Sentral (PS) pada Sabtu malam (6/12/2025). Hal itu, membuat sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih mengalami trauma dan memilih untuk belum berjualan.
Salah satu pelaku UMKM, Donovan Lahay, mengungkapkan, trauma atas kejadian yang mengerikan (penikaman) itu, membuat dirinya belum berani membuka lapak jualan, Minggu (7/12/2025).
“Masih mo liat sikon dulu, kage ada kejadian lagi, saya pe kursi-kursi so hilang, meja rusak karena kejadian semalam semua panik jadi masih trauma mo ba buka,” ungkapnya.
Ia juga berharap, peristiwa yang terjadi tidak berdampak pada citra pasar sentral sebagai pusat kawasan wisata kuliner yang mulai dikenal luas.
“Semoga ini tidak berdampak kasian, pasalnya ini bagus sudah ramai, ekonomi menengah tumbuh disini, sayang sekali kalau harus mati lagi,” tuturnya.
Baginya, dengan alasan apapun, aksi-aksi premanisme tidak boleh dibenarkan apalagi hal ini terjadi di kawasan dimana seharusnya orang-orang bisa menikmati kuliner dan keramaian dengan tenang bersama keluarga dan teman-teman.
Ia menyerukan, para pelaku UMKM harus saling menjaga identitas Pasar Sentral pada malam hari yang menjadi pusat kawasan wisata kuliner tak boleh redup.
“Ayo UMKM Jaga UMKM, kita bisa lewati ini dan mari tetap saling menjaga dan menghargai setiap hak orang untuk merasakan kedamaian di Kota Serambi Madihan,” tutupnya.

Komentar