0435.id – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, dinamika internal organisasi pengusaha tersebut mulai menunjukkan geliat yang signifikan.
Bagaiamana tidak, sejumlah nama mulai diperbincangkan, sementara arah dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh ikut menjadi sorotan, termasuk salah tokoh Gorontalo Erwin Ismail.
Menurut Erwin Ismail, pelaksanaan Musda Kadin harus dimaknai lebih dari sekadar proses pergantian pucuk pimpinan, namun kesempatan strategis untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar organisasi pengusaha di Gorontalo semakin solid dan adaptif terhadap perkembangan zaman
“Musda Kadin ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tapi momentum untuk membenahi organisasi pengusaha di Gorontalo agar lebih kuat dan relevan,” ujarnya ke awak media, Sabtu (18/4/2026).
Bagi pengusaha sukses itu, peran Kadin ke depan harus lebih strategis dalam mengakomodasi kepentingan pelaku usaha, terutama di tengah potensi besar sumber daya alam yang dimiliki Gorontalo.
“Potensi SDA kita besar, dan itu butuh pengelolaan serius. Kadin harus jadi ruang utama bagi pelaku usaha untuk berkembang dan berkontribusi,” lanjutnya.
Di tengah menguatnya sejumlah figur kandidat, Aleg Deprov dua periode itu melihat, adanya kesamaan latar generasi di antara para calon yang mulai muncul ke permukaan. Namun ia mengingatkan bahwa hal tersebut bukan menjadi ukuran utama dalam menentukan pilihan.
“Figur yang muncul hari ini memang rata-rata seumuran saya. Tapi ini bukan soal umur, melainkan kualitas, jaringan, dan komitmen,” tegasnya.
Terakhir, politisi muda itu menekankan, pentingnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh lapisan pelaku usaha, mulai dari skala kecil hingga besar. Kadin, menurutnya, tidak boleh eksklusif dan harus menjadi rumah bersama yang inklusif.
“Kesimpulannya, saya mendukung semua calon yang berniat maju bertarung, arah akhir nanti kita lihat pada tahapan visi dan misi calon. Yang jelas saya mendukung semua calon,” tutup putra sulung Gubernur Gorontalo itu.

Komentar