Daerah
Beranda » Berita » Ketum BPD HIPMI Gorontalo Usulkan Waktu Munas, UMKM hingga Pariwisata Daerah Ikut Dipaparkan

Ketum BPD HIPMI Gorontalo Usulkan Waktu Munas, UMKM hingga Pariwisata Daerah Ikut Dipaparkan

Ketum BPD HIPMI Gorontalo, Rusli Anwar Achmad, berdiri di podium SDP sampaikan pandangan umum

0435.id – Ketua Umum BPD HIPMI Gorontalo menyampaikan pandangan umum organisasi dalam forum Sidang Dewan Pleno (SDP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, dengan menyoroti perkembangan UMKM daerah hingga sikap terhadap agenda nasional organisasi, Makasar, Minggu (15/2/2026).

Dalam forum yang dihadiri Ketua Umum BPP HIPMI serta seluruh Ketua Umum BPD se-Indonesia itu, BPD HIPMI Gorontalo memaparkan kondisi terkini perekonomian daerah, khususnya pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan UMKM di Gorontalo menunjukkan tren positif. Hal itu disebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang menempatkan UMKM sebagai agenda prioritas pembangunan ekonomi.

BPD HIPMI Gorontalo, kata dia, mengambil peran sebagai enabler dalam ekosistem kewirausahaan. Organisasi tidak hanya mendorong lahirnya pelaku usaha baru, tetapi juga memastikan akses pembiayaan serta terciptanya ekosistem usaha yang sehat.

Salah satu langkah konkret yang disampaikan adalah kerja sama dengan sektor perbankan, khususnya Bank Mandiri, dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan bagi UMKM binaan HIPMI. Selain itu, akses permodalan juga dibuka bagi pengurus HIPMI yang ingin melakukan ekspansi atau scale-up usaha.

Erwinsyah Ismail Tegaskan Rumah Sakit Bukan Mesin Pendapatan Daerah, Melainkan Pelayanan Kemanusiaan

“UMKM tidak boleh berhenti di level bertahan hidup. UMKM harus naik kelas, menjadi usaha yang bankable, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tak hanya sektor UMKM, BPD HIPMI Gorontalo juga menyoroti potensi unggulan daerah di bidang pariwisata. Salah satu yang disebut adalah destinasi Hiu Paus Botubarani yang dinilai memiliki daya tarik unik dan langka.

Destinasi tersebut dipandang bukan sekadar objek wisata, melainkan peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari UMKM pariwisata, kuliner, transportasi hingga sektor ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan yang sama, BPD HIPMI Gorontalo turut menyampaikan sikap organisasi terkait agenda nasional HIPMI. Mereka berpandangan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI idealnya dilaksanakan paling lambat enam bulan setelah pelaksanaan SDP, guna menjaga kepastian organisasi, kesinambungan program, serta stabilitas kepemimpinan nasional.

Muslub IBCA MMA Kota Gorontalo Tetapkan Moh Reddah Mardjun sebagai Ketua

Selain itu, BPD HIPMI Gorontalo mengusulkan agar salah satu persyaratan bagi calon Ketua Umum BPP HIPMI ke depan adalah telah mengikuti pendidikan di Lemhannas. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk kesiapan kepemimpinan nasional, penguatan wawasan kebangsaan, serta kedewasaan dalam memimpin organisasi sebesar HIPMI. Untuk itu, mereka meminta agar pendidikan Lemhannas digelar sebelum pelaksanaan Munas.

Menutup penyampaiannya, BPD HIPMI Gorontalo menyatakan keterbukaan untuk kolaborasi dengan seluruh BPD se-Indonesia maupun kepemimpinan nasional HIPMI ke depan. Gorontalo disebut siap menjadi ruang sinergi, pertukaran program, hingga lokasi safari organisasi dan kunjungan kerja.

BPD HIPMI Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama HIPMI Indonesia serta memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong ekonomi daerah dan nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement