Daerah Politik
Beranda » Berita » Kader Banteng Serukan Habiskan Uang Negara: “Biar Miskin Negara!”

Kader Banteng Serukan Habiskan Uang Negara: “Biar Miskin Negara!”

Tangkapan layar video yang diunggah WakilRakyat.co

0435.id, Gorontalo – Dunia politik Gorontalo kembali tercoreng. Sebuah video berdurasi 35 detik menampilkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyu Moridu, yang juga dikenal sebagai kader banteng, melontarkan pernyataan mengejutkan.

Dalam rekaman itu, Wahyu dengan lantang berkata “Kita habiskan saja uang negara, kita rampok uang negara, kita habiskan uang negara, biar negara ini makin miskin.”

Ucapan tersebut langsung memantik gelombang kritik. Bagi publik, kalimat itu tidak hanya mencerminkan krisis moral seorang wakil rakyat, tetapi juga mencoreng nama partai yang menaunginya.

Sejumlah tokoh menilai, pernyataan itu menegaskan betapa mudahnya wakil rakyat mempermainkan uang negara yang sejatinya adalah keringat rakyat.

“Kalau kader banteng bisa bicara begitu, ini sinyal bahaya. Rakyat bisa menganggap bahwa partai politik justru memberi ruang bagi mental perampok,” Tegas seorang aktivis antikorupsi yang enggan disebutkan namanya.

Erwinsyah Ismail Tegaskan Rumah Sakit Bukan Mesin Pendapatan Daerah, Melainkan Pelayanan Kemanusiaan

Video ini sebelumnya juga diberitakan oleh media WakilRakyat, yang menyoroti keras ucapan Wahyu Moridu karena dianggap merusak citra lembaga legislatif dan mencederai akal sehat publik.

Hingga kini, baik Wahyu Moridu maupun partai politik tempatnya bernaung belum memberi klarifikasi resmi. Diamnya DPRD dan partai hanya mempertebal kecurigaan publik bahwa etika politik sudah benar-benar runtuh.

Publik berhak menuntut jawaban, apakah ucapan Wahyu hanya lelucon murahan, atau justru pengakuan terselubung atas praktik busuk pengelolaan keuangan negara? Jika dibiarkan tanpa konsekuensi, maka video ini akan menjadi simbol betapa jauhnya wakil rakyat dari amanah rakyat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement