Daerah Organisasi
Beranda » Berita » HPMIG Cabang Manado Ultimatum Ketum PB, Soroti Organisasi yang Dinilai Mati Suri

HPMIG Cabang Manado Ultimatum Ketum PB, Soroti Organisasi yang Dinilai Mati Suri

Ketua Umum Terpilih HPMIG Cabang Manado, Arif Husain.

0435.id, Manado – Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Manado, Arif Husain, mengeluarkan ultimatum keras kepada Ketua Umum PB HPMIG. Ia menilai, kepemimpinan PB saat ini wajib segera menunjukkan keseriusan dan langkah nyata, bukan hanya sebatas jargon.

Ultimatum tersebut dilontarkan sebagai bentuk kekecewaan terhadap situasi HPMIG yang dinilai stagnan. Organisasi mahasiswa yang seharusnya menjadi wadah pergerakan dan intelektual mahasiswa Gorontalo, disebutnya justru berjalan seperti “mati suri”, Jum’at (5/9/2025)

“Kami menunggu komitmen Ketum PB HPMIG. Jangan hanya menjual slogan tanpa tindakan. Mahasiswa butuh bukti nyata, bukan sekadar kata-kata,” tegasnya.

Ia menambahkan, minimnya aktivitas PB maupun cabang di berbagai daerah telah membuat HPMIG kehilangan daya tarik di mata mahasiswa. Aktivitas organisasi hanya tampak saat momen Lebaran, berupa pertandingan olahraga, lomba game, hingga postingan flayer kegiatan nasional di media sosial. Padahal, HPMIG dibangun atas dasar tradisi gerakan, dialektika pemikiran, dan konsolidasi mahasiswa.

“Kalau HPMIG hanya aktif di momen seremonial, lalu absen di isu-isu penting yang menyangkut mahasiswa dan daerah, maka eksistensinya dipertanyakan. Seharusnya ini jadi motivasi untuk menghidupkan kembali ruh pergerakan,” ujarnya.

Erwinsyah Ismail Tegaskan Rumah Sakit Bukan Mesin Pendapatan Daerah, Melainkan Pelayanan Kemanusiaan

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya siap mengambil langkah tegas. Ia menyampaikan rencana akan menyurat secara resmi kepada PB HPMIG untuk menarik kembali kader Cabang Manado yang ikut dalam kepengurusan sebelumnya.

“Kalau tidak mampu mengurusi organisasi dengan baik, maka lebih baik mundur dari jabatan. Jangan memperlambat gerakan mahasiswa hanya karena kepentingan individu. Kami ingin PB HPMIG benar-benar berdiri untuk mahasiswa, bukan sekadar nama besar organisasi,” tandasnya.

Ultimatum tersebut diharapkan menjadi alarm bagi PB HPMIG agar segera berbenah. Jika tidak, Ketua Cabang Manado menyebut, HPMIG berpotensi kehilangan marwah perjuangan dan hanya akan dikenang sebagai organisasi yang sibuk dengan seremoni namun absen dalam gerakan nyata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement