0435.id, Gorontalo – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang persiapan Bone Bolango, Rolan Abdullah, menyampaikan peringatan tegas terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone Bolango terkait lelang jabatan yang harus akuntabel dan transparan.
Ia menilai, stabilitas daerah sedang tidak baik-baik saja akibat isu dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terindikasi menyeret nama Bupati dan Wakil Bupati. Tak hanya itu, baginya, demontrasi yang terus menerus di Bone Bolango akibat ketidakstabilan yang diciptakan oleh isu busuk itu.
Rolan mengingatkan (Warning) kepada Pemda agar kekosongan 5 Jabatan Strategis ini dilelang dengan transparansi dan akuntabilitas, Rabu (19/11/2025).
“Jangan sampai kebijakan Bupati dan wakil Bupati yang di keluarkan ini lebih memperparah suasana yang saat ini terjadi di daerah, karena terindikasi keluarga dekat Bupati dan Wakil Bupati mengikuti lelang Jabatan.” ujarnya.
Ia menuntut, agar Panitia Seleksi (Pansel) bekerja secara independen dan profesional, memastikan bahwa calon pejabat yang lolos benar-benar memiliki kualifikasi, rekam jejak, dan integritas yang dibutuhkan.
“Karena Terinformasi salah satu oknum ASN yang melanggar Asas Kode Etik ASN mengikuti seleksi terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kab. Bone Bolango”. Ungkap Rolan
Rolan menambahkan, oknum ASN tersebut semacam dibiarkan oleh Pemda dan masih bisa tersenyum dalam mengikuti PPTP lelang jabatan, yang sudah jelas dalang dari kekacauan daerah adalah oknum ASN tersebut.
“Pemerintah Daerah seakan-akan melindungi oknum ASN tersebut yang sudah jelas melanggar UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN Pasal 12, UU Administrasi Pemerintahan Pasal 17 dan PP No 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin PNS Pasal 5.” Pungkas Rolan.

Komentar