0435.id – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gorontalo, melalui Ketua Bidang UMKM, Iswan Febriyanto Saleh, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Wali Kota Gorontalo atas penganugerahan sebagai Bapak Penggerak UMKM.
Penghargaan tersebut dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas komitmen dan kerja konkret dalam membangun ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah yang semakin kuat serta berdaya saing di Gorontalo.
Iswan menyebut, capaian tersebut merupakan refleksi dari arah kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil, pembinaan berkelanjutan, serta keberanian mendorong inovasi ekonomi kerakyatan. Menurutnya, dampak kebijakan itu tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga menyentuh aspek sosial yang lebih luas.
“UMKM terbukti menjadi motor penting dalam menekan angka kemiskinan, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai sekitar 6 persen menjadi indikator bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar program, melainkan strategi pembangunan yang nyata dan terukur,” ujarnya.
HIPMI menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara kepemimpinan yang visioner, kebijakan inklusif, serta partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha. Ketika UMKM diberi ruang untuk tumbuh, ekonomi daerah ikut bergerak dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara bertahap.
Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha muda, HIPMI Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kolaborasi akan difokuskan pada penguatan pelatihan kewirausahaan, perluasan akses permodalan, peningkatan kualitas produk lokal, hingga mendorong digitalisasi UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ke depan, HIPMI siap berjalan bersama Pemerintah Kota Gorontalo untuk memperluas dampak positif pemberdayaan UMKM. Penghargaan Bapak Penggerak UMKM disebut bukan titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab lebih besar untuk memastikan sektor UMKM tetap menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

Komentar